- Apa Itu Bore Pile dan Kenapa Harganya Berdasarkan Diameter?
- Manfaat Memahami Harga Bore Pile per Diameter
- Pengalaman Lapangan: Studi Kasus Proyek Bore Pile
- Cara Menghitung dan Memperkirakan Biaya Bore Pile
- Risiko dan Kekurangan Jika Salah Memilih Diameter
- Tips Praktis Memilih Diameter dan Kontraktor Bore Pile
- FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Harga Bore Pile Diameter
- 1. Berapa harga bore pile per meter untuk diameter yang berbeda?
- 2. Apa perbedaan harga bore pile per titik dan per meter?
- 3. Faktor apa yang paling mempengaruhi harga bore pile?
- 4. Berapa diameter bore pile yang cocok untuk rumah 2 lantai?
- 5. Apakah harga bore pile sudah termasuk material?
- 6. Berapa lama waktu pengerjaan bore pile?
- 7. Apakah ada garansi untuk pekerjaan bore pile?
- Kesimpulan
Harga bore pile diameter bervariasi mulai dari Rp 145.000 hingga Rp 260.000 per meter tergantung ukuran diameter dan kedalaman yang dibutuhkan. Semakin besar diameter bore pile, semakin tinggi harga yang ditawarkan karena membutuhkan material dan proses pengerjaan yang lebih kompleks.
👉 Harga bore pile diameter 30 cm berkisar Rp 140.000 – Rp 145.000 per meter
👉 Harga bore pile diameter 40 cm berkisar Rp 170.000 – Rp 180.000 per meter
👉 Harga bore pile diameter 50 cm berkisar Rp 220.000 – Rp 235.000 per meter
👉 Harga bore pile diameter 60 cm berkisar Rp 255.000 – Rp 260.000 per meter
👉 Harga bore pile diameter 80 cm perlu konsultasi langsung dengan kontraktor
Merencanakan anggaran untuk pondasi bangunan bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika Anda tidak memiliki informasi yang cukup tentang harga bore pile diameter yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Banyak faktor yang mempengaruhi harga akhir, mulai dari kondisi tanah hingga lokasi proyek.
Dalam artikel ini, kami akan membahas secara detail tentang harga bore pile berdasarkan diameter, faktor-faktor yang mempengaruhi harga, serta tips memilih kontraktor bore pile yang tepat. Informasi ini akan membantu Anda membuat keputusan yang tepat untuk proyek konstruksi Anda.
Apa Itu Bore Pile dan Kenapa Harganya Berdasarkan Diameter?
Bore pile adalah metode pembuatan pondasi dalam dengan cara mengebor tanah hingga kedalaman tertentu, kemudian mengisi lubang tersebut dengan beton bertulang. Teknik ini digunakan untuk mendistribusikan beban bangunan ke lapisan tanah yang lebih keras di bawahnya.
Diameter bore pile menjadi faktor penting dalam penentuan harga karena berkaitan langsung dengan kapasitas daya dukung pondasi. Semakin besar diameter, semakin banyak material yang dibutuhkan dan semakin kompleks proses pengerjaannya, yang akhirnya mempengaruhi biaya total.
Dalam praktiknya, bore pile dibuat dengan mengebor tanah menggunakan alat bor khusus hingga mencapai kedalaman yang diinginkan. Setelah lubang terbentuk, rangka besi tulangan dimasukkan dan kemudian diisi dengan beton cor. Proses ini membutuhkan keahlian khusus dan peralatan yang tepat untuk memastikan kualitas pondasi yang dihasilkan.

Ukuran diameter bore pile yang umum digunakan di Indonesia berkisar antara 30 cm hingga 80 cm, tergantung pada beban struktur yang akan ditopang. Untuk rumah tinggal sederhana, diameter 30-40 cm biasanya sudah mencukupi, sementara untuk bangunan bertingkat atau struktur berat lainnya mungkin memerlukan diameter 50-80 cm atau bahkan lebih.
Manfaat Memahami Harga Bore Pile per Diameter
- Perencanaan Anggaran yang Akurat – Memahami harga bore pile berdasarkan diameter membantu Anda menyusun anggaran proyek yang lebih tepat.
Dengan mengetahui kisaran harga untuk setiap ukuran diameter, Anda dapat memperkirakan biaya pondasi secara keseluruhan dan mengalokasikan dana yang cukup. Hal ini mencegah terjadinya kekurangan dana di tengah proyek yang bisa menyebabkan penundaan atau kompromi pada kualitas.
- Pemilihan Diameter yang Tepat – Pengetahuan tentang harga membantu Anda memilih ukuran diameter yang sesuai dengan kebutuhan struktural dan anggaran.
Tidak semua bangunan memerlukan bore pile dengan diameter besar. Dengan memahami hubungan antara harga dan ukuran, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli untuk menentukan diameter yang optimal, tidak terlalu kecil sehingga membahayakan struktur, namun juga tidak terlalu besar sehingga memboroskan biaya.
- Negosiasi Harga yang Lebih Baik – Informasi harga pasar memungkinkan Anda bernegosiasi secara lebih efektif dengan kontraktor.
Ketika Anda mengetahui kisaran harga standar untuk berbagai ukuran diameter bore pile, Anda memiliki posisi tawar yang lebih kuat saat berdiskusi dengan penyedia jasa. Anda dapat menghindari penawaran yang terlalu tinggi dan memastikan mendapatkan nilai terbaik untuk investasi Anda.
- Evaluasi Penawaran Kontraktor – Memudahkan Anda membandingkan dan mengevaluasi penawaran dari berbagai penyedia jasa bore pile.
Dengan pemahaman yang baik tentang struktur harga, Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi penawaran yang tidak wajar atau mencurigakan. Ini membantu Anda memilih kontraktor yang menawarkan harga kompetitif dengan kualitas yang terjamin.
- Optimalisasi Desain Pondasi – Membantu insinyur dan arsitek mengoptimalkan desain pondasi sesuai dengan anggaran yang tersedia.
Tim desain dapat membuat keputusan yang lebih baik tentang jumlah titik bore pile dan ukuran diameternya berdasarkan ketersediaan dana. Mereka dapat menyesuaikan desain untuk mencapai keseimbangan optimal antara keamanan struktural dan efisiensi biaya.

Pengalaman Lapangan: Studi Kasus Proyek Bore Pile
Sebagai kontraktor berpengalaman, tim PT. Jowo Land Construction telah menangani berbagai proyek bore pile dengan beragam ukuran diameter. Salah satu proyek yang menarik adalah pembangunan gedung perkantoran 5 lantai di kawasan Grobogan, Jawa Tengah.
Pada awalnya, klien meminta penggunaan bore pile diameter 60 cm untuk seluruh titik pondasi. Setelah melakukan analisis tanah dan perhitungan beban, tim teknis kami menyarankan pendekatan yang lebih efisien: menggunakan bore pile diameter 60 cm hanya untuk area dengan beban tinggi (seperti kolom utama), dan diameter 50 cm untuk area dengan beban lebih rendah.

Pendekatan ini menghasilkan penghematan sekitar 15% dari anggaran pondasi awal tanpa mengorbankan kekuatan struktural. Proyek selesai tepat waktu, dan struktur bangunan tetap kokoh hingga saat ini, bahkan setelah mengalami beberapa gempa kecil di wilayah tersebut.
Kasus lain yang kami tangani adalah proyek perumahan cluster di Karanganyar. Untuk rumah tipe standar 2 lantai, kami menggunakan bore pile diameter 30 cm dengan kedalaman 8 meter. Meskipun diameter lebih kecil, pondasi ini terbukti cukup kuat untuk menopang struktur rumah karena kondisi tanah yang relatif stabil di area tersebut.
Pengalaman ini menunjukkan bahwa pemilihan diameter bore pile yang tepat harus mempertimbangkan berbagai faktor, tidak hanya beban bangunan tetapi juga kondisi tanah dan karakteristik lokasi. Konsultasi dengan ahli sangat penting untuk mendapatkan solusi yang optimal.
“Kami selalu menekankan pentingnya analisis tanah sebelum menentukan ukuran diameter bore pile. Investasi awal untuk pengujian tanah akan menghemat biaya yang jauh lebih besar dalam jangka panjang.” – Tim Teknis PT. Jowo Land Construction
Cara Menghitung dan Memperkirakan Biaya Bore Pile
Memperkirakan biaya total pekerjaan bore pile membutuhkan perhitungan yang cermat dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Berikut adalah langkah-langkah untuk menghitung perkiraan biaya bore pile untuk proyek Anda:
- Langkah 1: Tentukan jumlah titik bore pile yang dibutuhkan
Berdasarkan desain struktur bangunan dan rekomendasi insinyur struktur, tentukan berapa banyak titik bore pile yang diperlukan. Jumlah ini biasanya ditentukan berdasarkan luas bangunan, beban yang akan ditopang, dan kondisi tanah.
- Langkah 2: Pilih diameter bore pile yang sesuai
Pilih ukuran diameter bore pile berdasarkan beban yang akan ditopang dan rekomendasi dari hasil uji tanah. Diameter yang umum digunakan berkisar antara 30 cm hingga 80 cm.
- Langkah 3: Tentukan kedalaman bore pile
Kedalaman bore pile ditentukan berdasarkan hasil uji tanah untuk mencapai lapisan tanah keras yang mampu menopang beban. Kedalaman rata-rata berkisar antara 6-10 meter, tetapi bisa lebih dalam tergantung kondisi tanah.
- Langkah 4: Hitung total panjang bore pile
Kalikan jumlah titik bore pile dengan kedalaman untuk mendapatkan total panjang bore pile dalam meter. Misalnya, 20 titik dengan kedalaman 8 meter akan menghasilkan total 160 meter.
- Langkah 5: Hitung biaya berdasarkan harga per meter
Kalikan total panjang dengan harga per meter sesuai diameter yang dipilih. Misalnya, untuk bore pile diameter 40 cm dengan harga Rp 180.000 per meter dan total panjang 160 meter, biaya dasarnya adalah 160 × Rp 180.000 = Rp 28.800.000.
- Langkah 6: Tambahkan biaya mobilisasi dan demobilisasi
Biaya untuk membawa dan mengembalikan peralatan ke lokasi proyek, biasanya berkisar antara Rp 3.000.000 – Rp 5.000.000 tergantung jarak dan kompleksitas akses.
- Langkah 7: Perhitungkan biaya tambahan lainnya
Termasuk biaya pembuangan lumpur hasil pengeboran, biaya tes tanah tambahan jika diperlukan, dan biaya tak terduga lainnya (biasanya 10-15% dari total biaya).

| Diameter (cm) | Harga Per Meter (Rp) | Kedalaman Rata-rata (m) | Kapasitas Daya Dukung |
| 30 | 140.000 – 145.000 | 6 – 10 | Rumah 1-2 lantai |
| 40 | 170.000 – 180.000 | 6 – 10 | Rumah 2-3 lantai |
| 50 | 220.000 – 235.000 | 8 – 12 | Gedung 3-5 lantai |
| 60 | 255.000 – 260.000 | 8 – 15 | Gedung 5-8 lantai |
| 80 | Konsultasi langsung | 10 – 20 | Gedung tinggi, jembatan |
Catatan: Harga di atas adalah perkiraan dan dapat bervariasi tergantung lokasi, kondisi tanah, volume pekerjaan, dan faktor lainnya. Untuk mendapatkan penawaran yang akurat, silakan hubungi tim kami untuk konsultasi.
Risiko dan Kekurangan Jika Salah Memilih Diameter
Risiko Memilih Diameter Terlalu Kecil
- Kekuatan Struktural Tidak Memadai – Pondasi tidak mampu menopang beban bangunan dengan baik.
- Penurunan Bangunan – Risiko penurunan tidak merata yang menyebabkan retak pada struktur.
- Biaya Perbaikan Tinggi – Memperbaiki pondasi yang gagal jauh lebih mahal daripada membuatnya dengan benar sejak awal.
- Umur Bangunan Lebih Pendek – Struktur akan lebih rentan terhadap kerusakan akibat pergerakan tanah.
Solusi Mitigasi Risiko
- Konsultasi dengan Ahli – Selalu berkonsultasi dengan insinyur geoteknik sebelum menentukan ukuran.
- Uji Tanah Komprehensif – Lakukan pengujian tanah yang menyeluruh untuk memahami karakteristik lokasi.
- Perhitungan Beban yang Akurat – Pastikan perhitungan beban bangunan dilakukan dengan teliti.
- Gunakan Faktor Keamanan – Terapkan faktor keamanan dalam perhitungan untuk mengantisipasi kondisi tidak terduga.

Memilih diameter bore pile yang terlalu besar juga memiliki kekurangan, terutama dari segi biaya. Penggunaan diameter yang lebih besar dari yang diperlukan akan mengakibatkan pemborosan material dan tenaga kerja, yang berujung pada pembengkakan anggaran proyek tanpa memberikan manfaat struktural yang signifikan.
Oleh karena itu, penting untuk menemukan keseimbangan yang tepat antara keamanan struktural dan efisiensi biaya. Hal ini hanya dapat dicapai melalui analisis yang cermat oleh tim profesional yang berpengalaman.
Tips Praktis Memilih Diameter dan Kontraktor Bore Pile
- Gunakan hasil uji tanah (soil test) sebagai dasar utama dalam menentukan diameter bore pile yang sesuai.
- Hindari memilih kontraktor hanya berdasarkan harga terendah, karena kualitas pekerjaan pondasi sangat kritis untuk keamanan bangunan.
- Prioritaskan kontraktor dengan pengalaman terbukti dalam proyek serupa dengan yang Anda rencanakan.
- Gunakan peralatan pengeboran modern yang dapat mencapai kedalaman yang dibutuhkan dengan presisi tinggi.
- Pastikan material beton dan tulangan yang digunakan memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan.
- Terapkan pengawasan ketat selama proses pengerjaan untuk memastikan kualitas hasil sesuai dengan spesifikasi.
- Minta dokumentasi lengkap dari proses pengerjaan sebagai bukti kualitas dan referensi di masa depan.

“Investasi dalam pondasi yang berkualitas adalah investasi dalam keamanan dan umur panjang bangunan Anda. Jangan pernah berkompromi dalam hal ini.” – Tim Ahli PT. Jowo Land Construction
Butuh Bantuan Menentukan Diameter Bore Pile yang Tepat?
Tim ahli kami siap membantu Anda dengan konsultasi gratis untuk menentukan spesifikasi bore pile yang sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Harga Bore Pile Diameter
1. Berapa harga bore pile per meter untuk diameter yang berbeda?
Harga bore pile per meter bervariasi berdasarkan diameter: 30 cm (Rp 140.000-145.000), 40 cm (Rp 170.000-180.000), 50 cm (Rp 220.000-235.000), 60 cm (Rp 255.000-260.000), dan 80 cm (perlu konsultasi langsung). Harga ini belum termasuk biaya mobilisasi dan faktor lainnya.
2. Apa perbedaan harga bore pile per titik dan per meter?
Harga per meter dihitung berdasarkan panjang total bore pile, sementara harga per titik adalah total biaya untuk satu lokasi pengeboran, termasuk semua proses dari pengeboran hingga pengecoran. Harga per titik dipengaruhi oleh diameter dan kedalaman.
3. Faktor apa yang paling mempengaruhi harga bore pile?
Faktor utama yang mempengaruhi harga bore pile adalah diameter lubang, kedalaman pengeboran, kondisi tanah, lokasi proyek, volume pekerjaan, dan biaya mobilisasi peralatan. Kondisi tanah yang keras atau berbatu akan meningkatkan biaya karena membutuhkan teknik dan peralatan khusus.
4. Berapa diameter bore pile yang cocok untuk rumah 2 lantai?
Untuk rumah 2 lantai, umumnya diameter 30-40 cm sudah mencukupi, tergantung pada kondisi tanah dan desain struktural. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan insinyur struktur untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat berdasarkan hasil uji tanah.
5. Apakah harga bore pile sudah termasuk material?
Tergantung pada penawaran kontraktor. Beberapa kontraktor menawarkan harga yang sudah termasuk material (besi tulangan dan beton), sementara yang lain hanya menawarkan jasa pengeboran saja. Pastikan untuk mengklarifikasi hal ini sebelum menyetujui kontrak.
6. Berapa lama waktu pengerjaan bore pile?
Waktu pengerjaan bore pile bervariasi tergantung pada jumlah titik, diameter, kedalaman, dan kondisi tanah. Secara umum, untuk proyek rumah tinggal dengan 20-30 titik, pengerjaan dapat diselesaikan dalam 7-14 hari kerja.
7. Apakah ada garansi untuk pekerjaan bore pile?
Kontraktor profesional seperti PT. Jowo Land Construction biasanya memberikan garansi untuk pekerjaan bore pile, umumnya selama 6-12 bulan. Garansi ini mencakup kualitas pengerjaan dan kesesuaian dengan spesifikasi yang telah disepakati.
Kesimpulan
Memahami harga bore pile diameter adalah langkah penting dalam merencanakan proyek konstruksi yang sukses. Dengan informasi yang tepat, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam memilih ukuran diameter yang sesuai dengan kebutuhan struktural dan anggaran Anda. Faktor-faktor seperti kondisi tanah, beban bangunan, dan lokasi proyek harus dipertimbangkan secara menyeluruh untuk mendapatkan hasil yang optimal.
PT. Jowo Land Construction berkomitmen untuk memberikan layanan bore pile berkualitas tinggi dengan harga yang kompetitif. Dengan pengalaman luas dan tim ahli yang berdedikasi, kami siap membantu Anda mewujudkan pondasi yang kokoh dan tahan lama untuk proyek konstruksi Anda.
Dapatkan Penawaran Harga Bore Pile Terbaik!
Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan penawaran harga yang sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.

